Home / Berita / Dinas Peternakan dan Perkebunan Kab. Banjar di sambangi DPRD Kab. Mojokerto

Dinas Peternakan dan Perkebunan Kab. Banjar di sambangi DPRD Kab. Mojokerto

Anggota DPRD Komisi II Kabupaten Mojokerto

Martapura – Sebanyak 16 anggota DPRD Mojokerta Komisi II yang dipimpin H. Subandi, SH selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto bertandang ke Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar yang di sambut langsung oleh Ir. H. Dondit Bekti selaku Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar.

Ir. Dondit dalam sambutannya memaparkan bahwa tujuan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kab. Banjar untuk meningkatkan produksi dan produktivitas peternakan dan perkebunan, nilai tambah dan daya saing produk peternakan dan perkebunan, Peningkatan akuntabilitas kinerja pelayanan dan sumberdaya aparatur. Dengan strategi Optimalisasi IB dan Intensifasi kain alam (INKA), meningkatkan produksi pakan ternak, meningkatkan penanganan kesehatan hewan, meningkatkan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) dan penerapan produk pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh dan halal. Pemanfaatan lahan tidur/kering non produktif dan Peningkatan kualitas lahan, pengembangan dan penerapan teknologi produksi  perkebunan, perlindungan Tanaman Perkebunan, pengembangan teknologi pasca panen dan pengolahan, peningkatan infrastruktur dan sarana prasarana peternakan dan perkebunan, menumbuhkembangkan usaha-usaha industri pengolahan dan diversifikasi produk olahan peternakan dan perkebunan. meningkatkan pengelolaan sumberdaya peternakan dan perkebunan, meningkatkan peran penyuluh pertanian dalam rangka pemberdayaan kelompok tani dan alih teknologi peternakan dan perkebunan.

Dalam kunjungan itu, Wakil Ketua DPRD Mojokerto H. Subandi mengatakan bahwa kedatangan  anggota Komisi II DPRD Mojokerto ke Kabupaten Banjar dalam rangka mencari referensi untuk menyusun Peraturan Daerah tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan agar sesuai  apa yang di harapkan, dalam arti lain sesuai dengan keinginan Masyarakat , informasi yang nantinya didapat, akan ditindaklanjuti oleh DPRD Kabupaten Mojokerto agar sekembalinya di daerah menjadi bahan pembelajaran. Karena selama ini ada Perda-Perda yang di sempurnakan. Perlakuan tentang retribusi pemotongan hewan di RPH Kabupaten Banjar juga cocok untuk di terapkan di Mojokerto, karena sesuai dengan perkembangan perekonomian sekarang, namun perlu juga di Kabupaten Banjar di bangun Pasar Hewan Ruminansia, dimana perekonominya bisa memenuhi harga standar ternak, demikian papar H. Subandi diakhir kunjungannya. (Boy)

Check Also

KETERSEDIAAN STOK HEWAN DI KABUPATEN BANJAR SUDAH TERCUKUPI UNTUK HARI RAYA IDUL ADHA 1441 H

Ketersediaan stok hewan kurban di Kabupaten Banjar berjumlah 1080 ekor sapi yang sudah terkumpul di …