Home / Berita / Disnakbun Banjar Motivasi Kelompok Ternak Sapi Potong

Disnakbun Banjar Motivasi Kelompok Ternak Sapi Potong

Penilaian Lomba Kelompok Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banjar berlangsung di markas Kelompok Tani Ternak Sapi Potong Budi Luhur desa Cindai Alus Kecamatan Martapura pada dasarnya untuk mengetahui sejauh mana penerapan sistem dan usaha peternakan yang dilaksanakan oleh para peternak yang terbentuk dalam kelompok peternak sebagai usaha memberikan suport agar hasil dari kegiatan tersebut dapat dilakukan sebagai upaya tindak lanjut untuk memecahkan permasalahan/kendala yang dihadapi sekaligus mengembangkan usaha agribisnis peternakan pada daerah/sentra-sentra baru pengembangan peternakan di Kabupaten Banjar. Atas upaya yang dilakukan kelompok peternak dan petugas teknis, penilaian tersebut juga memberikan motivasi kepada kelompok peternak maupun petugas teknis untuk meningkatkan kinerjanya dalam membangun sektor Peternakan dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka. Dengan adanya kegiatan penilaian ini perlu diterbitkan Pedoman Lomba Kelompok Agibisnis dan Petugas Teknis yang mendampingi maupun Kelompok Jabatan Fungsional, sebagai acuan bagi Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar yang membidanginya.
Di temui dilapangan menurut Ir, H. Dondit Bekti selaku Kepala Dinas peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar, bahwa Para pelaku usaha dituntut untuk sekreatif mungkin dalam mengembangkan usahanya agar bisa menghadapi persaingan usaha di sektor yang lainnya, apalagi sekarang ini harga daging sapi khususnya sapi ternak potong semakin melonjak dengan kisaran 130 ribu rupiah per kilo gram, bukankah ini suatu peluang bisnis yang menggiurkan.
Dalam beternak sapi sebaiknya sebaiknya harus memilih jenis sapi apa yang cocok untuk diternakkan di Kabupaten Banjar, tidak semua jenis sapi bisa untuk dijadikan usaha penggemukan, ada beberapa faktor yang harus di perhatikan dalam memilih jenis sapi diantaranya adalah jumlah populasi dari sapi, pertambahan jumlah populasi sapi setiap tahunnya, penyebaran, produksi karkas, serta efisiensi penggunaan pakan sapi. Sapi-sapi lokal yang sering dijadikan sumber daging yaitu sapi ongole, sapi PO (peranakan ongole), sapi bali,dan sapi madura, yang paling populer yaitu sapi PO, sapi bali, sapi madura dan sapi brahman.
Bagaimana memilih bibit sapi potong yang baik untuk di pelihara atau sebagai calon pengganti bibit, memerlukan keterampilan khusus, terutama untuk melatih pandangan serta penilaian akurat. Keberhasilan pemilihan ternak sapi yang akan di pelihara sangat menentukan keberhasilan usaha ternak walaupun semua bangsa dan tipe sapi bisa di jadikan bibit pengganti, namun agar diperoleh sapi hasil yang baik diperlukan bangsa dan tipe sapi tertentu yang laju pertumbuhannya cukup dan mutunyapun bagus serta mempunyai adaptasi yang tinggi terhadap lingkungannya. Sehubungan pemilihan calon bibit ternak perlu mengetahui kriteria pemilihan sapi dan pengukuran sapi, sebab pada saat peternak melakukan pemilihan diperlukan pengetahuan, pengalaman dan kecakapan yang cukup, Setiap peternak yang akan memelihara, membesarkan ternak untuk dijadikan calon bibit pertama-tama harus memilih bangsa sapi yang paling disukai atau telah popular, baik jenis import maupun lokal. Kita telah mengetahui bahwa setiap bangsa sapi memiliki sifat genetik yang berbeda satu dengan yang lain, baik mengenai daging ataupun kemampuan dalam beradaptasi terhadap lingkungan sekitarnya dalam hal beradaptasi dengan lingkungan ini antara lain penyesuaian iklim dan pakan, berpangkal dari sifat genetik suatu bangsa sapi yang bisa diwariskan kepada keturunannya, maka bangsa sapi tertentu harus dipilih oleh setiap peternak sesuai dengan tujuan dan kondisi setempat, pemilihan ini memang cukup beralasan sebab peternak tidak akan mau menderita kerugian akibat faktor lingkungan yang tidak menunjang. Beberapa jenis bangsa sapi potong yaitu : Ongole, Peranakan Ongole, Brahman, Limousine, Simmental, Bali, Madura, dll. demikian penjelasan Boy sapaan akrabnya dari Gusti M Haris Fadillah selaku Kepala Seksi Kelembagaan dan Penyuluhan pada Dinas Peternakan Kabupaten Banjar. (Boy)

Check Also

KETERSEDIAAN STOK HEWAN DI KABUPATEN BANJAR SUDAH TERCUKUPI UNTUK HARI RAYA IDUL ADHA 1441 H

Ketersediaan stok hewan kurban di Kabupaten Banjar berjumlah 1080 ekor sapi yang sudah terkumpul di …