Home / Berita / PENCEGAHAN H5N1 DAN H7N9 DI PASAR GAMBUT

PENCEGAHAN H5N1 DAN H7N9 DI PASAR GAMBUT

PENYEMPROTAN KANDANG PEDAGANG UNGGAS

Martapura. Flu burung adalah suatu jenis penyakit influenza yang ditularkan oleh burung kepada manusia. Dua jenis virus flu burung, yaitu H5N1 dan H7N9, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan dan Perkebunan Hj.Mahdalena memimpin secara langsung bersama-sama staf dokter hewan, paramedis, Penyuluh Pertanian Wilayah BPP Kecamatan Gambut, penyemprotan disinfektan ke pasar-pasar unggas yang ada di Pasar Gambut Kabupaten Banjar. Upaya ini sekaligus mengantisipasi penyebaran virus flu burung H5N1 dan H7N9 dikandang milik pedagang  tak luput dari penyemprotan. Penyemprotan ini untuk mencegah Penyakit Penyakit influenza yang ditularkan oleh burung kepada manusia. Dua jenis virus flu burung, yaitu H5N1 dan H7N9 mengingat beberapa daerah di Pulau Jawa sudah ditemukan dua jenis virus flu burung.

Ir. Roosnandi selaku Kabid Sumberdaya dan Penyuluhan yang ikut serta dalam penyemprotan menegaskan, sampai saat ini kasus penyakit influenza yang ditularkan oleh burung kepada manusia belum pernah terjadi di Kabupaten Banjar virus flu burung, H5N1 dan H7N9 juga belum ditemukan di Pasar Gambut. Namun, masyarakat dan pedagang ayam buras dan itik mulai resah dengan temuan penyakit yang menyerang unggas itu di daerah lain. Maka dari itu kami lakukan penyemprotan ini untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat agar tak khawatir dengan isu  penyakit influenza yang ditularkan oleh burung kepada manusia, penyemprotan ini tidak merugikan pedagang unggas dan menjamin kesehatannya dan sampai saat ini Pasar Gambut masih aman. Penyemprotan disinfektan juga menyasar ke daerah Kecamatan Tatah Makmur untuk mengantisipasi penularan penyakit yang menyerang unggas  itu melalui vaksinasi H5N1 DAN H7N9.

Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Ir. Dondit secara terpisah menambahkan, pihaknya juga akan mengawasi lalu lintas pengiriman unggas ke wilayahnya. Karena bukan tak mungkin virus Penyakit influenza yang ditularkan, virus flu burung, yaitu H5N1 dan H7N9 masuk melalui distribusi unggas. Kewajiban Disnakbun untuk memantau penyebaran Penyakit influenza yang ditularkan oleh burung kepada manusia. Dua jenis virus flu burung, yaitu H5N1 dan H7N9 di wilayahnya. Dihimbau juga kepada masyarakat agar melapor hal-hal yang mencurigakan dan kejanggalan yang dapat menyerang hewan ungags peliharaannya dengan melaporkan ke PPL setempat untuk menjaga wilayah jangan sampai meluas ke daerah lain. Nanti akan kelihatan asal penyebaran penyakit jika ada unggas yang masuk ke Kabupaten Banjar yang sakit dan mati mendadak,” ungkapnya.

Dondit berjanji penyemprotan akan dilakukan secara berkala. Flu Burung merupakan salah satu jenis penyakit yang sering membuat para peternak ayam khawatir. Kenapa demikian?  Karena penyakit H5N1 DAN H7N9  dapat menimbulkan angka kematian yang sangat tinggi (mencapai 100%) dengan waktu penyebaran yang tergolong sangat cepat. Penyakit ini dapat menyerang ayam ras, ayam buras maupun jenis unggas lainnya. Bahkan menurut beberapa ahli, walaupun kasusnya sangat jarang dijumpai, penyakit ini dapat menular pada manusia

Mengingat kerugian ekonomi yang ditimbulan oleh penyakit H5N1 DAN H7N9  ini sangat tinggi maka jalan terbaik dalam menanggulaninya adalah dengan menjalankan program manajemen yang ketat berupa program vaksinasi dan sanitasi lingkungan yang baik guna menghindari penyakit ini sehingga keuntungan akan dapat lebih meningkat, juga melengkapi nutrisi yang diberikan kepada ayam, baik tepat jumlah maupun jenisnya meliputi : protein, mineral, vitamin, lemak dan energi. Nutrisi yang lengkap pada pakan ayam akan meningkatkan stamina tubuh ayam sehingga ayam tidak akan mudah terserang penyakit. Penyebaran penyakit ini biasanya melalui kontak langsung dengan ayam yang sakit dan kotorannya, melalui ransum, air minum, kandang, tempat ransum/minum, peralatan lainnya yang tercemar oleh kuman penyakit, melalui pengunjung, serangga, burung liar dan angin/udara (dapat mencapai radius 5 km) demikian papar Hj. Magdalena.

Harapan Dondit agar Penyuluh Pertanian di Wilayah masing-masing secara aktif memantau segala kemungkinan penyebaran dan penularan Flu Burung (1/10/18) (Boy/Disnakbun)

 

Check Also

KETERSEDIAAN STOK HEWAN DI KABUPATEN BANJAR SUDAH TERCUKUPI UNTUK HARI RAYA IDUL ADHA 1441 H

Ketersediaan stok hewan kurban di Kabupaten Banjar berjumlah 1080 ekor sapi yang sudah terkumpul di …