Home / Berita / PENYULUH PETERNAKAN DAN PERKEBUNAN KAB. BANJAR MENGADAKAN PELATIHAN GPS (Global Positioning System)

PENYULUH PETERNAKAN DAN PERKEBUNAN KAB. BANJAR MENGADAKAN PELATIHAN GPS (Global Positioning System)

Penyuluh Peternakan dan Perkebunan Pelatihan GPS

 

 

 

 

 

 

Salah satu pendekatan pembangunan dilakukan dengan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia sebagai pelaku utama pembangunan pertanian yaitu petanian, peternakan dan perkebunan beserta keluarganya intinya. Peningkatan kualitas sumberdaya manusia tersebut diupayakan antara lain melalui penyuluhan pertanian.

Penyuluhan pertanian dengan menggunakan system kerja LAKU didasarkan pada tiga prinsip dasar penyuluhan pertanian yaitu : Terjalin hubungan yang akrab antara penyuluh pertanian dengan petani, materi yang diberikan penyuluh pertanian actual dan factual serta dibutuhkan oleh petani, meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan penyuluh maupun petani.

Baru-baru ini Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten  Banjar melalui Bidang Sumberdaya dan Penyuluhan menyelenggarakan Pelatihan Aplikasi GPS (Global Positioning System). Menurut Gusti M Haris Fadillah, SP, M.Ling selaku Kasi Kelembagaan dan Penyuluhan, pelatihan ini berlangsung sejak 18 – 19 Desember 2018 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, menganalisis, memecahkan permasalahan, menyusun perencanaan dan melaksanakan penyuluhan di lapangan. Meningkatkan wawasan ilmu pengetahuan bagi Penyuluh dilapangan sebagai ujung tombak pembangunan di Bidang Peternakan dan Perkebunan di Kab. Banjar. Para peserta akan diberikan wawasan mengenai Konsep Pemetaan menggunakan teknologi GPS baik dalam bentuk Teori maupun Prakteknya dilapangan serta pengolahan dan penyajian datanya. Hal tersebut perlu dalam pelatihan ini adanya computer yang sudah diinstal programanya. Adapun  metode pelatihannyanya mencakup presentasi, diskusi Interactive, praktikum lapangan, evaluasi.

Ir.H.Dondit Bekti selaku Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Banjar berujar bahwa Pelatihan Aplikasi Global Positioning System untuk mensinergikan pengetahuan dan keterampilan pada Penyuluh Peternakan dan Perkebunan yang sebagai ujung tombak di lapangan.

Dondit juga berharap Peserta pelatihan proaktif dalam mengikuti pelatihan ini, sehingga peserta banyak menyerap ilmu dari para Narasumber yang mengajar nanti. “Masalah yang sering terjadi di daerah adalah seringnya terjadi rotasi SDM, sehingga SDM yang mempunyai tanggung jawab untuk pengelolaan informasi geospasial sering berganti” Seiring dengan perkembangan teknologi di dunia survey dan pemetaan, maka tuntutan untuk menghasilkan data dengan akurasi tinggi dan cepat semakin dibutuhkan, salah satu metode yang efektif dan efisien adalah dengan pemanfaatan teknologi GPS adalah sistem radio navigasi dan penentuan posisi menggunakan satelit yang dimiliki dan dikelola oleh Amerika Serikat. Sistem yang dapat digunakan oleh banyak orang sekaligus dalam segala cuaca ini, didesain untuk memberikan posisi dan kecepatan tiga-dimensi yang teliti dan juga informasi mengenai waktu secara kontinyu. Saat ini GPS telah sangat banyak digunakan orang di seluruh dunia dalam berbagai bidang untuk bermacam ragam keperluan. Salah satu dari aplikasi GPS ini adalah dalam bidang survey dan pemetaan, terutama untuk keperluan penentuan koordinat dari titik-titik di permukaan bumi. Hal ini sangat berkaitan dengan salah satu topuksi Dinas Petrnakan dan Perkebunan adalah Pemetaan Wilayah Bidang Peternakan dan Perkebunan dengan maksud dan tujuan untuk memperoleh data potensi pengembangan Wilayah guna mengetahui lebih rinci dan detail wilayah tersebut.

Semoga ini dapat terus berjalan sehingga dapat melahirkan Sumber Daya Manusia Penyuluhan yang memadai baik dari sisi kualitas maupun dari sisi kuantitas sebagai wujud kontribusi kita pada bangsa dan negara Indonesia. (Boy/20/18).

Check Also

KETERSEDIAAN STOK HEWAN DI KABUPATEN BANJAR SUDAH TERCUKUPI UNTUK HARI RAYA IDUL ADHA 1441 H

Ketersediaan stok hewan kurban di Kabupaten Banjar berjumlah 1080 ekor sapi yang sudah terkumpul di …