Home / Berita / PEREMAJAAN SAWIT RAKYAT DI KECAMATAN CINTAPURI DARUSSALAM

PEREMAJAAN SAWIT RAKYAT DI KECAMATAN CINTAPURI DARUSSALAM

Tim Peremajaan Sawit Rakyat

MARTAPURA – Peluang pengembangan agribisnis kelapa sawit di Kabupaten Banjar dapat dilihat dari ketersediaan sumberdaya alam/lahan, tenaga kerja, teknologi, maupun tenaga ahli. Misi yang dikembangkan dalam pembangunan sawit ialah ”Pembangunan Sistem dan Usaha Agribisnis Kelapa Sawit yang Berdaya Saing, Berkerakyatan, Berkelanjutan, dan Terdesentralisasi”.

Meningkatkan produktivitas tanaman serta mutu kelapa sawit secara bertahap, yang dihasilkan petani pekebun. Program peningkatan produktivitas dan mutu kelapa sawit di antaranya peremajaan kelapa sawit, pengembangan industri benih yang berbasis teknologi dan pasar, peningkatan pengawasan dan pengujian mutu benih, perlindungan plasma nutfah kelapa sawit, pengembangan dan pemantapan kelembagaan petani.

Usaha kelapa sawit terbagi menjadi pembangunan industri hulu, yaitu pembangunan kebun dan pabrik minyak sawit dan pengembangan industri hilir, yaitu pembangunan pabrik biodiesel. Biaya pengembangan produksi usaha komoditas kelapa sawit diperolah dari investasi yang mengandalkan perusahaan swasta, negara dan petani. Sebagian dari kebutuhan investasi, yaitu infrastruktur, transportasi, dan kelistrikan, diharapkan berasal dari pemerintah. Investor untuk pengembangan usaha berasal dari dalam dan luar negeri. Lahan budidaya yang luas dan jumlah kelapa sawit yang banyak mengakibatkan susahnya pengawasan dan pengontrolan. Pencurian dan penjarahan hasil panen selalu saja terjadi. Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu adanya pengamanan yang ekstra. Tetapi untuk merealisasikan hal tersebut dibutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Dondit Bekti selaku Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar, bersama pasukannya berupa Tim Kerja terjun langsung kelapangan dalam memberikan informasi terkait syarat-syarat yang harus di penuhi dalam melaksanakan  program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Tanaman sawit merupakan komoditas unggulan kedua setelah karet, dan luasan kebun sawit rakyat di Kabupaten Banjar seluas 5.725 Ha. Kondisi saat ini sekitar 30% atau sekitar 1.717 Ha belum dilaksanakan peremajaan, karena disebabkan banjir, kebakaran dan penggunaan bibit yang tidak bersertifikat. Peremajaan dapat diartikan adalah penataan kawasan dan penanaman ulang tanaman kelapa sawit yang belum menggunakan benih unggul dan tidak bersertifikat.

Tujuan PSR adalah untuk meningkatkan produksi dan produktifitas kelangsungan budidaya tanaman kelapa sawit dengan cara menggantikan tanaman sawit yang umurnya lebih dari 25 tahun dan atau yang produksinya kurang dari 10 ton/ha pertahun, termasuk mengganti tanaman yang tidak bersertifikat dan atau yang terkena dampak banjir dan kebakaran. Adapun lokasi yang akan dilaksanakan sosialisasi dan pemantapan CPCL adalah di Kecamatan Cintapuri Darussalam, dan tersebar di 4 Desa yakni Desa Karya Makmur, Sindang Jaya, Makmur Karya dan Sumber Sari.

Agar program tersebut berjalan dengan baik, perlu dilakukan sosialisasi dan pemantapan calon lahan dan calon petani PSR. Penjelasan Edi Roosnadi Noor bahwa Pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, memberikan bantuan 25 juta / Ha, tanaman sawit yang di remajakan milik petani pekebun minimal 1 ha dan maximal 4 ha. Dengan syarat lahan tersebut pernah dan ada tanaman sawit, akan tetapi tanamannya tidak berkembang dengan baik.

Gusti M Haris Fadillah selaku Kasi Kelembagaan dan Penyuluhan pada Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar di sela kegiatannya berujar bahwa keberhasilan program ini perlu adanya pengembangan sistem informasi yang mencakup akses untuk memperoleh dan menyebarluaskan informasi yang lengkap mengenai peluang usaha pada agribisnis kelapa sawit. (Boy)

Check Also

KETERSEDIAAN STOK HEWAN DI KABUPATEN BANJAR SUDAH TERCUKUPI UNTUK HARI RAYA IDUL ADHA 1441 H

Ketersediaan stok hewan kurban di Kabupaten Banjar berjumlah 1080 ekor sapi yang sudah terkumpul di …