Home / Artikel / PERKEMBANGAN BANTUAN BIBIT ITIK DI KECAMATAN ASTAMBUL DAN TATAH MAKMUR KAB. BANJAR

PERKEMBANGAN BANTUAN BIBIT ITIK DI KECAMATAN ASTAMBUL DAN TATAH MAKMUR KAB. BANJAR

Beberapa waktu lalu Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar melakukan penyerahan bantuan ternak bibit itik bersama dengan Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijau Pakan Ternak (BPTU-HPT) Pelaihari. Dimana dilakukannya pemberian bibit ternak itik tersebut untuk meningkatkan perkembangan komoditi ternak itik di wilayah Kabupaten Banjar.

Ada 5 kecamatan yang terdaftar dan telah mengajukan proposal ternak bibit itik sebelumnya yaitu Astambul, Tatah Makmur, Beruntung Baru, Gambut dan Mataraman. Dengan rincian ada 16 Kelompok Tani/Ternak dan total 10.000 ekor bibit itik yang akan diberikan kepada para peternak. Saat ini sudah ada 6 Kelompok Tani/Ternak yang telah menerima bantuan bibit ternak itik yaitu Kelompok Tani Halatung (Kecamatan Astambul) dengan jumlah 2.000 ekor bibit itik, dan 4 Kelompok Tani di Kecamatan tatah Makmur yakni Kelompok Tani Maju Bersama, Tani Sejahtera, Makmur dan Berkarya dengan jumlah bantuan ternak itik sebanyak 2.400 ekor.

Berdasarkan laporan yang diterima oleh Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar yang dilaporkan oleh PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) di masing-masing kecamatan yang terakhir diupdate pada bulan Juli 2020, di Kecamatan Tatah Makmur dari total 2.400 ekor bibit itik terdapat 838 ekor itik yang mengalami kematian dengan persentase populasi sebesar 65%. Menurut para peternak kematian tersebut diakibatkan oleh beberapa faktor yakni kondisi yang lemah saat bibit tersebut datang, adanya perubahan jenis pakan dan kondisi di lingkungan kandang yang kurang baik.

Sementara itu di Kelompok Tani Halatung Desa Tambak Danau Kecamatan Astambul, menerima bantuan bibit itik sebanyak 2.000 ekor. Dengan jumlah kematian sebanyak 169 ekor. Penyebab kematian tersebut dikarenakan kondisi bibit itik saat datang dan kondisi kandang yang kurang baik, dengan persentase populasi sebesar 92%.

Fakhrurrazi Arifin, S.Sos, M.AP selaku Kasi Pengembangan dan Perwilayahan Peternakan berharap kepada peternak agar dapat meningkatkan intensitas dalam merawat kondisi kandang agar kebersihan kandang selalu terjaga dan terhindar dari bakteri ataupun virus. Himbauan tersebut dimaksudkan agar menekan risiko kerugian akibat kematian pada ternak itik tersebut. (MHM)

Check Also

LIMA KECAMATAN DI KABUPATEN BANJAR MENDAPATKAN 10.000 EKOR BIBIT TERNAK ITIK DARI PROGRAM BANTUAN HIBAH

Program bantuan/hibah ternak itik di Kabupaten Banjar nampaknya akan kembali dilajutkan kembali di bulan Oktober …