Home / Berita / PROGRAM PSR SIAP MENERIMA BANTUAN DI KABUPATEN BANJAR

PROGRAM PSR SIAP MENERIMA BANTUAN DI KABUPATEN BANJAR

Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) bukan sekedar menggantikan tanaman tua dengan tanaman muda, tapi juga menata perkebunan rakyat. Sosialisasi PSR di Kabupaten Banjar tepatnya di Desa Karya Makmur dan Desa Makmur Karya Kecamatan Cintapuri Darussalam melakukan kerjasama antara Dinas Peternakan dan Perkebunan dengan pihak BRI Martapura dan Masyarakat Penerima Bantuan Peremajaan Sawit Rakyat yang dihadiri Kabid Sumber Daya dan Penyuluhan, Kabid Perkebunan beserta jajarannya, rombongan BRI Cabang martapura yang dimotori Aris Mardhani sebagai Asisten Manager Pemasaran Dana yang didampingi Tazwari sebagai RM pangan dan Novita sari sebagai RM Dana, serta Masyarakat penerima bantuan Program PSR, yang sekaligus pembukaan rekening baru bagi anggota kelompok yang nantinya akan dikelola kelompoknya sebagai syarat penerima bantuan dana PSR. Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) menjadi pondasi baru pembangunan perkebunan kelapa sawit rakyat. Karena itu, program PSR tidak hanya semata-mata menggantikan tanaman tua dengan tanaman baru, tapi juga dapat meningkatkan produktivitas tanaman sawit rakyat.

Lebih lanjut Ir. H. Edie Roosnandi Noor, selaku Kabid Sumber Daya dan Penyuluhan dalam pemaparannya bahwa pihak Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar melalui Penyuluh dan Mantri Tani di lapangan sebagai perpanjangan tangan, memberikan pengawalan dan pembinaan secara langsung dan pemerintah harus men-design tanaman sawit rakyat tersebut. Sebab bila tidak benar-benar membenahi tanaman sawit perkebunan rakyat, maka akan terus menjadi masalah dalam beberapa tahun mendatang, meskipun pemerintah telah melakukan peremajaan. Ini dilakukan agar sawit rakyat naik kelas dan lebih berkelanjutan dan memberikan banyak manfaat. Nandi mengakui bahwa permintaan akan produk kelapa sawit masih tinggi. Akan tetapi harus dibenahi agar tidak ada celah untuk memojokan produk kelapa sawit, ditambahkan Rolibi Zamroni Kabid Perkebunan bahwa mengatakan, PSR diharapkan jangan hanya berpikir mengganti tanamannya saja, tanpa membenahi atau menata perkebunannya. Dalam hal ini jangan berpikir mikro, tapi juga berpikir makro, sehingga banyak memberikan manfa’at bagi masyarakat luas. Sektor Perkebunan merupakan salah satu sektor yang banyak menyerap tenaga kerja dan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi yang terbarukan, demikian ungkap Rolibi.

Sedangkan Novita selaku RM Dana dari BRI Cabang Martapura berujar bahwa pihak BRI sengaja membawakan pormulir pembukaan rekening BRI yang mana bisa tanpa saldo awal sebagai syaratnya dalam membuka rekening, namun dengan semangat dan antusias mereka bahkan langsung setor uang sebagai saldo awal dengan syarat harus mengisi pormulir, photocopy KTP, pasphoto bahkan ada berphoto ditempat dengan menggunakan kamera HP dibantu Mantri Tani setempat, dengan syarat super ringan tersebut adalah bukti nyata pihak BRI sangat perduli dengan tujuan mensejahterakan masyarakat pekebun di Kabupatern Banjar. (17/7/Boy).

Check Also

KETERSEDIAAN STOK HEWAN DI KABUPATEN BANJAR SUDAH TERCUKUPI UNTUK HARI RAYA IDUL ADHA 1441 H

Ketersediaan stok hewan kurban di Kabupaten Banjar berjumlah 1080 ekor sapi yang sudah terkumpul di …